Blog yang dibuat oleh Operator Sekolah (AANG KUSNADI YAMIN, S.Pd.) untuk keperluan dokumentasi dan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 2 Batu Putik, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hewan merupakan makhluk hidup yang dapat bergerak,
artinya hewan dapat berpindah tempat dan mengubah posisi sebagian atau seluruh
bagian tubuh. Hewan dapat bergerak karena pada tubuhnya terdapat organ gerak.
Secara sederhana, organ gerak pada hewan dapat diartikan sebagai organ tubuh
yang mendukung hewan tersebut melakukan suatu gerakan. Dengan adanya organ
gerak, maka hewan dapat berjalan, berlari, melompat, berenang, atau melakukan
gerakan lainnya.
Mengutip buku Organ Gerak Hewan dan Manusia, organ
gerak pada hewan terbagi menjadi dua, yaitu:
1.Organ gerak aktif
Organ gerak aktif merupakan organ yang memiliki
kemampuan untuk menciptakan suatu gerakan, termasuk menggerakkan organ gerak
pasif. Di dalam tubuh hewan, yang disebut sebagai organ gerak aktif adalah
otot.
2. Organ gerak pasif
Organ gerak pasif berperan dalam menciptakan suatu
gerakan, namun organ ini tidak bisa bergerak sendiri dan harus digerakkan oleh
otot. Di dalam tubuh hewan, yang disebut sebagai organ gerak pasif adalah
tulang.
Organ Gerak pada Hewan Vertebrata
Hewan vertebrata adalah jenis hewan yang memiliki
tulang belakang. Contoh hewan vertebrata adalah kucing, kelinci, burung, ikan,
dan masih banyak lagi. Meski sama-sama tergolong vertebrata, faktanya
hewan-hewan tersebut memiliki cara gerak yang tidak sama. Hal ini dikarenakan
adanya perbedaan habitat sehingga hewan-hewan ini juga bergerak dengan anggota
tubuh yang berbeda. Seperti dikutip dari buku IPA - Gerak Dalam Kehidupan,
berikut beberapa contoh jenis hewan dan cara mereka bergerak:
1.Hewan di darat
Contoh hewan vertebrata yang hidup di darat adalah
kelinci, sapi, kucing, dan lain-lain. Hewan-hewan ini bergerak menggunakan kaki
yang didukung oleh otot dan tulang yang kuat. Selain karena faktor kekuatan
organ gerak, kelincahan dan kecepatan gerakan pada hewan darat juga dipengaruhi
oleh massa tubuh.
2. Hewan di air
Contoh hewan vertebrata yang hidup di air adalah ikan
dan lumba-lumba yang dapat bergerak menggunakan sirip. Hewan-hewan ini juga
memiliki struktur tulang yang memungkinkan mereka dapat berenang dengan lincah
di dalam air.
Otot dan tulang belakang hewan air sangatlah
fleksibel. Paduan antara gerakan lateral tubuh dan sirip ekornya dapat
menghasilkan gaya dorong ke depan sehingga ikan dapat berenang.
3. Hewan di udara
Burung dan beberapa jenis unggas dapat melakukan
gerakan terbang di udara berkat adanya sayap. Sayap burung terdiri dari tulang
yang kuat namun ringan. Bentuk sayap burung umumnya sedikit melengkung agar
udara di bagian atas sayap mengalir lebih cepat.
Hal inilah yang kemudian menghasilkan gaya angkat dan
gaya dorong sehingga burung dapat bergerak.
Organ Gerak pada Hewan Invertebrata
Hewan invertebrata adalah jenis hewan yang tidak
memiliki tulang belakang. Contoh hewan invertebrata adalah siput, cacing,
ubur-ubur, bulu babi, dan masih banyak lagi.
Setiap jenis hewan invertebrata memiliki sistem gerak
yang berbeda-beda. Mengutip buku Biologi - Taksonomi Invertebrata karya
Rahmadina, M.pd, berikut beberapa contoh invertebrata dan cara mereka bergerak:
1.Protozoa (hewan bersel tunggal): bergerak dengan
kaki semu pseodopodia, silia, dan flagellum
2. Ubur-ubur: bergerak dengan sel epitelliomuskuler
yang berfungsi untuk kontraksi otot. Namun untuk jenis ubur-ubur sisir, mereka
bergerak dengan silia.
3. Cacing: bergerak dengan otot longitudinal yang
dapat berkontraksi memendek dan berbelok.
4. Planaria (cacing pipih): bergerak dengan otot
dibantu bulu getar di sekujur tubuh.
5. Siput: bergerak dengan kaki yang dapat bergelombang
akibat adanya aktivitas otot dan syaraf.
6. Cumi-cumi: bergerak dengan kaki jerait (2 tentakel
dan 8 lengan) yang juga berfungsi menangkap mangsa
7. Bulu babi: bergerak menggunakan duri dan kaki
tabung
Organ atau system
gerak yang terdapat pada hewan vertebrata dan invertebrata mempunyai fungsi yang
sama yang berhubungan langsung dengan bentuk rangka dan tubuh hewan.
Perbedaannya terletak
pada cara hewan hewan ini bergerak dan alat atau organ geraknya. Untuk lebih
jelasnya, simak ulasan dari Guru di bawah ini tentang alat gerak hewan dan
organnya.
1.) Organ Gerak Ikan
Ikan merupakan hewan
berdarah dingin yang hidup di dalam air, memiliki sisik dan bergerak
menggunakan sirip. Agar ikan mudah bergerak, ikan mensekresikan lendir yang ada
pada tubuhnya agar tubuhnya menjadi licin dan dapat meminimalkan gesekan dengan
air.
Agar dapat hidup di
dalam air, ikan bernapas dengan organ khusus yang disebut dengan insang.
Rangka ikan terdiri dari tulang-tulang dan
rawan-rawan yang menempel pada jaringan penghubung dan jaringan berserat. Kedua
jaringan ini berfungsi sebagai penghubung dari dua mau pun lebih tulang rawan
agar dapat digunakan untuk bergerak. Ikan mempunyai organ khusus yang dapat membantunya dalam berenang,
yaitu gelembung renang.
2.)
Organ Gerak Ular
Ular termasuk hewan yang bergerak dengan cara yang unik dan
berbeda. Yakni mereka bergerak dengan cara merayap sebab mereka adalah hewan
melata. Mereka bisa merayap di tanah mau pun di air.
Hal ini didukung oleh bentuk dari tulang ular yang merupakan
tulang tengkorak, tulang badan lalu tulang ekor. Di dalam tulang tulang ini
sendiri terdapat ratusan ruas ruas yang memudahkan ular untuk bergerak bebas.
Pada tulang tengkorak, tepatnya pada tulang rusuk yang terhubung
menggunakan tulang belakang dan dislimuti otot-otot yang begitu lentur akan
tetapi kuat. Bentuk tubuhnya inilah yang membuat ular dapat bergerak.
3.) Organ Gerak Burung
Pada ulasan pembuka tadi Guru sudah menyatakan jika setiap hewan
memiliki cara gerak yang unik dan alat gerak yang berbeda-beda. Burung juga
termasuk salah satu hewan yang menggunakan alat gerak atau organ gerak yang
unik dan berbeda dengan yang lain.
Sebab burung bergerak di udara, alias terbang. Sehingga mereka
tidak berjalan atau bergerak di tanah seperti hewan kebanyakan. Karena burung
bergerak atau lebih tepatnya terbang dengan sayapnya.
Sebenarnya setiap burung memiliki bentuk sayang yang berbeda
antara satu sama lain. Hal ini pula yang membuat burung bergerak atau terbang
dengan cara yang berbeda. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh jenis burung,
bentuk tubuh hingga bentuk sayapnya.
Burung dapat terbang dikarenakan mereka memiliki bentuk tubuh yang mampu
memberikan daya angkat besar. Hal ini tidak bisa dimiliki oleh hewan lain. Oleh
sebab itu, burung dapat melepaskan pengaruh gaya grafitasi bungi dan dapat
terbang di udara.
4.)
Organ Gerak Amphibia
Kodok dan katak merupakan contoh hewan amphibi yang memiliki
konstruksi tulang katak yang terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak
dan juga tulang tenggorak atau tulang kepala.
Amfibi sendiri memiliki sendi baik itu di
lutut, bahu, siku atau pun pinggul, pergelangan kaki dan tangan, sendi ini
sendiri memudahkan hewan amfibi untuk bisa bergerak dengan cara melompat.
5.)
Organ Gerak Mamalia
Ada banyak sekali contoh dari hewan mamalia yang ada di sekeliling
kita, seperti kucing, sapi, kambing, kuda hingga kerbau dan masih banyak yang
lainnya. Mamalia hidup di berbagai jenis habitat, ada mamalia yang hidup di
darat, udara hingga mamalia yang hidup di air.
Beberapa contoh hewan mamalia bisa kita lihat
dengan mudah di sekeliling kita, seperti sapi, kambing, kerbau, kelinci hingga
kucing yang dekat dengan manusia. Contoh yang paling mudah untuk melihat system
gerak mamalia adalah kuda, kuda bergerak dengan menggerakkan ke empat kakinya.
Ketika bergerak kaki belakang kuda akan mendorong kaki depan yang
membuat gerakan cepat dan lambatnya kuda akan dipengaruhi oleh dua kaki bagian
belakangnya.
Secara umum, gerak adalah berpindah tempat atau
perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh. Makhluk hidup akan
bergerak apabila ada rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh bagian
tubuhnya.
Gerak pada manusia dan hewan menggunakan organ
gerak yang tersusun dalam sistem gerak. Organ gerak berguna untuk berjalan,
berlari, melompat, meloncat, memegang, menggali, memanjat, berenang, dan
sebagainya.
Macam-macam
Alat Gerak
Ada dua macam alat gerak yang dimiliki hewan dan
manusia, yaitu alat gerak aktif dan alat gerak pasif. Organ gerak pada hewan
dan manusia memiliki kesamaan.
Alat gerak
aktif berupa otot sedangkan alat gerak pasif berupa tulang. Otot dikatakan
sebagai alat gerak aktif karena otot dapat berkontraksi sehingga menimbulkan
gerakan pada rangka. Sedangkan tulang dikatakan alat gerak pasif karena
tulang dapat bergerak dengan bantuan otot, jika tidak ada otot, tulang tidak
dapat bergerak. Maka dari itu otot dan tulang bekerja sama ketika hewan dan
manusia melakukan gerakan pada tubuhnya.
Kedua alat
gerak ini (aktif dan pasif) akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan. Kerja
sama antara kedua alat gerak tersebut membentuk suatu sistem yang disebut sistem
gerak.
Tulang
disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak dengan
sendirinya. Walaupun merupakan alat gerak pasif, akan tetapi tulang mempunyai
peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan.
Otot
disebut alat gerak aktif karena otot memiliki suatu senyawa kimia yang
membuatnya dapat bergerak. Pada saat otot yang menempel pada tulang bergerak,
otot tersebut akan membuat tulang bergerak.
Alat Gerak
Hewan dan Fungsinya
Setiap
hewan memiliki alat gerak yang disesuaikan dengan aktivitas dan tempat
hidupnya. Seperti halnya hewan-hewan berikut:
Ikan memiliki
alat gerak sirip dan ekor yang berfungsi untuk berenang dan menjaga
keseimbangan.
Reptilia memiliki
alat gerak kaki seperti halnya buaya, otot perut seperti halnya ular dan
juga kaki dayung seperti halnya penyu yang berfungsi untuk berjalan,
merayap, memanjat dan berenang.
Amfibi memiliki
alat gerak kaki seperti halnya katak yang berfungsi untuk berjalan,
melompat dan berenang.
Burung memiliki
alat gerak kaki dan sayap yang berfungsi untuk berjalan, berlari, terbang
dan berenang.
Mamalia memiliki
alat gerak kaki (misalnya pada sapi, anjing, kucing) dan sirip (misalnya
pada lumba-lumba dan juga paus) yang berfungsi untuk berjalan, berlari,
melompat dan berenang.
Alat Gerak
Pada Hewan Vertebrata dan Invertebrata
Hewan
biasanya dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu vertebrata dan invertebrata.
Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang pada
tubuhnya, sedangkan hewan invertebrata adalah hewan yang tidak
memiliki tulang belakang pada tubuhnya.
Contoh,
cara dan alat gerak Hewan vertebrata :
Ikan bergerak
berenang dengan sirip
Katak bergerak
melompat dengan kaki
Penyu bergerak
berjalan dan berenang dengan kaki dan perut
Ayam bergerak
berjalan dan berlari dengan kaki
Burung bergerak
terbang dan berjalan dengan sayap dan kaki
Singa bergerak
berjalan dan berlari dengan kaki
Kanguru bergerak
berjalan dan melompat dengan kaki
Contoh,
cara dan alat gerak Hewan invertebrata
Laba-laba
bergerak berjalan dengan kaki
Udang
bergerak berenang dengan kaki
Ubur-ubur
bergerak berenang dengan tentakel
Kupu-kupu
bergerak terbang dengan sayap
Cacing
bergerak berjalan dengan otot perut
Bintang
laut bergerak berjalan dan berenang dengan kaki-kaki tabung
Lintah
bergerak berjalan dengan otot perut
Semut
bergerak berjalan dengan kaki
Perbedaan
Alat Gerak Hewan Vertebrata dan Invertebrata
Umumnya,
hewan vertebrata dan invertebrata memiliki alat gerak yang serupa. Tetapi
mereka juga memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan hewan vertebrata dan
invertebrata.
Hewan
vertebrata
Umumnya
hewan vertebrata adalah hewan yang :
Memiliki tulang
belakang dan juga memiliki struktur tubuh yang sempurna di dalam
tubuhnya.
Memiliki organ
pernafasan yang kompleks dan sempurna, seperti paru-paru dan insang.
Memiliki bentuk
tubuh yang simetri bilateral, jika tubuh hewan dibelah akan menunjukkan
dua sisi simetris yang sama.
Memiliki peredaran
darah tertutup, seperti halnya pembuluh darah untuk mengalirkan darah ke
seluruh tubuh.
Memiliki alat
pencernaan yang memanjang mulai dari mulut sampai alat pembuangan.
Vertebrata
juga di kelompokkan menjadi beberapa spesies, diantaranya; reptil, mamalia,
burung, ikan dan amfibi.
Hewan
invertebrata
Umumnya
hewan invertebrata adalah hewan yang :
Tidak
memiliki tulang belakang pada tubuhnya.
Hanya
memiliki anatomi tubuh yang sederhana atau bisa dikatakan tidak
memiliki struktur tulang di dalam tubuhnya.
Menggunakan
kulit, trakea atau insang sebagai alat pernafasan.
Memiliki bentuk
tubuh simetri bilateral atau simetri radial, bagian tubuh dalam susunan
melingkar di sekitar poros tengah.
Memiliki peredaran
darah terbuka, darah akan di distribusi langsung tanpa menggunakan
pembuluh darah.
Alat
pencernaannya sederhana.
Hewan yang
termasuk dalam kelompok invertebrata antara lain cacing, serangga dan binatang
lunak.
Video Materi
IPA Kelas 5 Tema 1 Subtema 1 “Organ Gerak Hewan”
Latihan
Soal Materi IPA Kelas 5 Tema 1 Subtema 1 “Organ Gerak Hewan”
Setelah mempelajari dan memahami materi di atas mari mencoba menguji pemahaman melalui latihan soal di bawah ini.
Contoh
Soal Materi IPA Kelas 5 Tema 1 Subtema 1 “Organ Gerak Hewan”
1.
Melaksanakan hasil keputusan musyawarah secara bertanggung jawab sesuai dengan
sila ke ….
A. I
B. II
C. III
D. IV
Jawaban: D
2.
Musyawarah diadakan dengan semangat ….
A.
kemakmuran
B.
kekeluargaan
C.
kemandirian
D.
kepribadian
Jawaban: B
3.
Pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan sila Pancasila adalah dengan
….
A.
menghitung kancing
B.
melempar koin
C.
mengadakan musyawarah
D.
mengambil pendapat pribadi
Jawaban: C
4.
Perhatikan teks berikut!
Ular
termasuk salah satu contoh hewan melata. Ular tidak memiliki kaki atau tangan
untuk bergerak serta berpindah tempat. Ular perlu mengerutkan badan dan
perutnya untuk bergerak. Hewan melata ini menggunakan kemampuan otot perutnya
untuk bergerak dengan gerakan berkelok. Kemampuan otot perut ular dapat membuat
ular bergerak di darat maupun di air. Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
A. fungsi
otot perut pada ular
B. ular
sebagai salah satu hewan melata
C.
kemampuan otot perut ular
D. gerakan
ular saat berpindah tempat
Jawaban: B
5.
Perhatikan teks berikut!
Ular
termasuk salah satu contoh hewan melata. Ular tidak memiliki kaki atau tangan
untuk bergerak serta berpindah tempat. Ular perlu mengerutkan badan dan
perutnya untuk bergerak. Hewan melata ini menggunakan kemampuan otot perutnya
untuk bergerak dengan gerakan berkelok. Kemampuan otot perut ular dapat membuat
ular bergerak di darat maupun di air. Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi
paragraf adalah ….
A. ular
memiliki kaki dan tangan untuk berpindah tempat
B. ular
menggunakan otot perut untuk berpindah tempat
C. saat
berpindah tempat, ular melakukan gerakan berkelok
D. ular
bisa bergerak di darat maupun di air
Jawaban: A
6.
Perhatikan paragraf berikut!
Kupu-kupu
adalah hewan yang lucu. Banyak orang menyukai kupu-kupu. Warnanya yang indah
sangat menarik perhatian. Kupu-kupu terbang dan hinggap pada bunga. Kupu-kupu
memiliki badan kecil, tetapi sayapnya lebar. Gagasan pokok paragraf tersebut
adalah ….
A. warna kupu-kupu
B. ciri-ciri kupu-kupu
C. kupu-kupu merupakan hewan yang lucu
D. gerak kupu-kupu
Jawaban: C
7. Berdasarkan rangka tubuhnya, katak termasuk
hewan ….
A. tidak bertulang belakang
B. tidak bertulang lunak
C. avertebrata
D. vertebrata
Jawaban: D
8. Berdasarkan struktur tubuhnya, ikan termasuk
hewan ….
A. vertebrata
B. avertebrata
C. bertulang banyak
D. tidak bertulang belakang
Jawaban: A
9. Salah satu senyawa kimia yang menyusun otot
sehingga otot dapat bergerak adalah ….