Mengutip buku Organ Gerak Hewan dan Manusia, organ
gerak pada hewan terbagi menjadi dua, yaitu:
1.Organ gerak aktif
Organ gerak aktif merupakan organ yang memiliki
kemampuan untuk menciptakan suatu gerakan, termasuk menggerakkan organ gerak
pasif. Di dalam tubuh hewan, yang disebut sebagai organ gerak aktif adalah
otot.
2. Organ gerak pasif
Organ gerak pasif berperan dalam menciptakan suatu
gerakan, namun organ ini tidak bisa bergerak sendiri dan harus digerakkan oleh
otot. Di dalam tubuh hewan, yang disebut sebagai organ gerak pasif adalah
tulang.
Organ Gerak pada Hewan Vertebrata
Hewan vertebrata adalah jenis hewan yang memiliki
tulang belakang. Contoh hewan vertebrata adalah kucing, kelinci, burung, ikan,
dan masih banyak lagi. Meski sama-sama tergolong vertebrata, faktanya
hewan-hewan tersebut memiliki cara gerak yang tidak sama. Hal ini dikarenakan
adanya perbedaan habitat sehingga hewan-hewan ini juga bergerak dengan anggota
tubuh yang berbeda. Seperti dikutip dari buku IPA - Gerak Dalam Kehidupan,
berikut beberapa contoh jenis hewan dan cara mereka bergerak:
1.Hewan di darat
Contoh hewan vertebrata yang hidup di darat adalah
kelinci, sapi, kucing, dan lain-lain. Hewan-hewan ini bergerak menggunakan kaki
yang didukung oleh otot dan tulang yang kuat. Selain karena faktor kekuatan
organ gerak, kelincahan dan kecepatan gerakan pada hewan darat juga dipengaruhi
oleh massa tubuh.
2. Hewan di air
Contoh hewan vertebrata yang hidup di air adalah ikan
dan lumba-lumba yang dapat bergerak menggunakan sirip. Hewan-hewan ini juga
memiliki struktur tulang yang memungkinkan mereka dapat berenang dengan lincah
di dalam air.
Otot dan tulang belakang hewan air sangatlah
fleksibel. Paduan antara gerakan lateral tubuh dan sirip ekornya dapat
menghasilkan gaya dorong ke depan sehingga ikan dapat berenang.
3. Hewan di udara
Burung dan beberapa jenis unggas dapat melakukan
gerakan terbang di udara berkat adanya sayap. Sayap burung terdiri dari tulang
yang kuat namun ringan. Bentuk sayap burung umumnya sedikit melengkung agar
udara di bagian atas sayap mengalir lebih cepat.
Hal inilah yang kemudian menghasilkan gaya angkat dan
gaya dorong sehingga burung dapat bergerak.
Organ Gerak pada Hewan Invertebrata
Hewan invertebrata adalah jenis hewan yang tidak
memiliki tulang belakang. Contoh hewan invertebrata adalah siput, cacing,
ubur-ubur, bulu babi, dan masih banyak lagi.
Setiap jenis hewan invertebrata memiliki sistem gerak
yang berbeda-beda. Mengutip buku Biologi - Taksonomi Invertebrata karya
Rahmadina, M.pd, berikut beberapa contoh invertebrata dan cara mereka bergerak:
1.Protozoa (hewan bersel tunggal): bergerak dengan
kaki semu pseodopodia, silia, dan flagellum
2. Ubur-ubur: bergerak dengan sel epitelliomuskuler
yang berfungsi untuk kontraksi otot. Namun untuk jenis ubur-ubur sisir, mereka
bergerak dengan silia.
3. Cacing: bergerak dengan otot longitudinal yang
dapat berkontraksi memendek dan berbelok.
4. Planaria (cacing pipih): bergerak dengan otot
dibantu bulu getar di sekujur tubuh.
5. Siput: bergerak dengan kaki yang dapat bergelombang
akibat adanya aktivitas otot dan syaraf.
6. Cumi-cumi: bergerak dengan kaki jerait (2 tentakel
dan 8 lengan) yang juga berfungsi menangkap mangsa
7. Bulu babi: bergerak menggunakan duri dan kaki
tabung
